Labinah
- Oleh : Muhaimin Iqbal
Di pasar dunia yang didominasi kapitalisme persaingan itu cenderung menuju pemenang tunggal – the winner take it all, maka raksasa-raksasa seperti Yahoo, Blackberry, sejumlah merek computer dan raksasa otomotif-pun bisa oleng karenanya. Tidak demikian dalam pasar Islam, ada prinsip yang sangat indah – yaitu tidak boleh menghalangi pedagang yang mau masuk pasar , dan tidak boleh memaksa pedagang yang sudah di dalam keluar dari pasar. Peluang pasar mestinya milik semua orang, karena masing-masing bisa menjadi labinah atau batu bata terbaik di bidangnya.
Mengapa mempertahankan keberadaan pemain pasar itu penting ? karena sangat bisa jadi produknya sudah terlanjur dibutuhkan orang. Ketika pemain tersebut menghilang dari pasar, maka akan ada yang dirugikan.
Sebagai contoh Yahoo, dia bukan hanya search engine. Yahoo Financial adalah penyedia data-data pergerakan pasar yang terlanjur banyak dibutuhkan pelaku pasar. Termasuk Anda bisa mengikuti pergerakan grafik harga Dinar real-time di situs ini – awalnya juga atas jasa baik Yahoo Financial, meskipun kemudian kami terpaksa cari sumber lain karena kekhawatiran masa depan Yahoo.
Resolusi pertama adalah hilangnya kemiskinan pada tahun 2030 – No Poverty. Kemiskinan hanya bisa dihilangkan bila pasar terbuka untuk kaum miskin untuk meng-aksesnya, kenyataannya pasar semakin dikuasai oleh konglomerasi. Demikian pula modal, dengan sistem ribawi yang semakin dominan – modal akan mengalir menuju ke sejumlah kecil yang besar-besar bukan menyebar ke sejumlah besar yang kecil-kecil.
Pemuda ini adalah Omar Samra – penjelajah dunia dari Mesir, yang berhasil menaklukkan puncak-puncak gunung tertinggi di tujuh benua. Tujuh puncak tertinggi tersebut adalah Everest (Nepal ; 8,850 m), Ancocagua (Argentina ; 6,962 m), Mount McKinley (Alaska; 6,195 m); Kilimanjaro (Tanzania; 5,895 m) , Elbrus (Rusia ; 5,642 m) ; Vinson Massif ( Antarctica; 4,897 m) dan Carstensz Pyramid/Puncak Jaya (Indonesia; 4,884 m).