Kamis, 21 Februari 2019

Agrihood by iGrow.Asia

Agrihood by iGrow.Asia



Bertani adalah pekerjaan yang fitrah, maka tidak mengherankan bila mayoritas cita-cita orang yang bekerja dari rakyat biasa sampai presiden ketika pensiun nanti ingin bertani. Masalahnya adalah mengapa harus menunggu pensiun kalau bertani itu bisa anda lakukan sekarang juga, bahkan dilingkungan anda tinggal atau tempat bekerja anda.

Konsep bertani yang sekarang bahkan menjadi lifestyle baru di sejumlah negara maju adalah apa yang disebut Agrihood yaitu kombinasi dari kata agriculture in neighborhood, maksudnya adalah bertani dengan berbagai skala dari yang sifatnya hobi, lifestyle sampai komersial skill tetapi tidak perlu jauh-jauh dari tempat tinggal kita atau tempat kerja kita dan tidak perlu menunggu masa pensiun.

Selasa, 19 Februari 2019

Agen Kebaikan

Agen Kebaikan


Diabetes menjadi penyakit yang sangat serius di negeri ini kini, dia telah menjadi penyebab kematian ketiga terbesar setelah stroke dan penyakit jantung. Penderitanya di Indonesia kini telah mencapai lebih dari 10 juta orang yang oleh WHO diperkirakan akan meninggkat menjadi lebih dari 2 kalinya pada tahun 2030 atau sekitar 21 juta orang penderita.

Selain penyebab kematian, penyakit ini juga berdampak sangat serius pada ekonomi baik langsung maupun tidak langsung, pada produktivitas kerja penderitanya dan tentu saja menjadi salah satu beban biaya kesehatan yang terbesar di negeri ini.

Rabu, 13 Februari 2019

ASSET (Re) DISTRIBUTION or WEALTH

ASSET (Re) DISTRIBUTION or WEALTH



Di era tahun politik rakyat dirayu dengan berbagai ide dan konsep ekonomi kerakyatan. Tiba-tiba semua pihak dari pusat sampai daerah seolah ingin memanjakan rakyat dengan apa yang disukainya. 

Isu konsentrasi kekayaan negeri yang terpusat pada segelintir orang seolah menjadi musuh bersama, padahal konsentrasi ini tidak terjadi dengan begitu saja. Ini adalah proses ekonomi yang berkembang selama lebih dari 73 tahun.

Bukan hanya salah mereka kalau para taipan berhasil membangun jaringan ekonominya sehingga menguasai begitu besar sumber-sumber daya produksi termasuk jaringan distribusinya.

Sebagian juga salah para penguasa pada zamannya masing-masing yang kurang memperhatikan kepentingan rakyat kebanyakan diluar tahun politik. Sebagian juga salah kita rakyat kebanyakan yang kurang berupaya maksimal meraih kesempatannya dan kurang memperhatikan petunjuk-Nya beserta sunnah Nabi-Nya.

Senin, 11 Februari 2019

Syirkah "Orang-Orang Miskin"

Syirkah "Orang-Orang Miskin"


Ketika Nabi Musa AS ingin berguru kepada Nabi Khidr AS, Nabi Khidr AS pun mengingatkan bahwa musa tidak akan bisa sabar. Meskipun demikian karena janji Nabi Musa AS untuk bisa bersabar, Nabis Khidr AS pun tetap mengajarinya ilmu.

Belakangan terbukti dugaan Nabi Khidr AS bahwa Nabi Musa AS tidak bisa bersabar. Pertanyaannya adalah ilmu apa gerangan yang begitu tinggi yang hendak dipelajari Nabi Musa AS dari Nabi Khidr AS sehingga dia Nabi Musa AS pun tidak bisa bersabar? Ilmu ini adalah tentang ilmu masa depan yang diajarkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Khidr As. Inilah yang disebut Ilmu Laduni (Q.S 18: 65).

Kisah pembelajaran Nabi Musa As ini dituangkan dengan lengkap dan indah didalam 18 ayat di Al Qur'an Surat 18, dimulai dari ayat 65 sampai 82. Ketinggian ilmu Nabi Khidr AS ini dapat kita pelajari didalam Al Qur'an melalui rangkai ayat-ayat tersebut diatas. Hanya melalui satu ayatnya saja (Q.S 18 : 79) sudah menyimpan banyak sekali solusi untuk urusan-urusan dunia negeri-negeri maju sekalipun hingga saat ini, bahkan ilmu ini didalam Al Qur'an bisa diungkap melalui satu kata saja yaitu Masakina (orang-orang miskin).