| Oleh Muhaimin Iqbal |
Di New York Amerika Serikat konon ada fenomena yang sudah berjalan setengah abad hingga kini (sejak 1960) bahwa harga sepotong pizza selalu sama dengan harga tiket kereta bawah tanah di kota itu, bila salah satunya naik duluan maka yang lain menyusul segera. Fenomena yang kemudian disebut Pizza Principle atau Pizza Connection ini sebenarnya bukan realita yang aneh atau kebetulan, barang atau jasa yang sifatnya riil akan cenderung naik beriringan yang dipengaruhi oleh faktor yang sama yaitu inflasi. Inflasi akan mempengaruhi harga barang dan jasa secara paralel atau kenaikan yang sama untuk seluruh barang dan jasa yang tidak mengalami perubahan perimbangan dalam supply and demand-nya. Fenomena yang lebih otentik dan sudah berlangsung lebih dari 1400 tahun adalah hubungan antara harga kambing kwalitas baik dengan Dinar yang cenderung sama yaitu satu kambing kwalitas baik setara satu Dinar. Secara jangka panjang stabilitas ini bisa dibuktikan, tetapi tidak berarti dalam jangka pendek kondisinya pasti selalu sama. Mengapa demikian ?, ya faktor supply and demand itu tadi yang mempengaruhinya. |
Dinar Emas Islam, Investasi dan Pelindung Aset Anda. Bebas Inflasi dan Bebas Riba
Jumat, 28 Oktober 2011
Pizza Principle, Goat and Gold Connection...
Kamis, 27 Oktober 2011
Gold Long-Term Trend : Kemana Harga Emas Bergerak…?
| Oleh Muhaimin Iqbal | |
Hari-hari ini harga emas dunia lagi relatif rendah dibandingkan harga-harga tertingginya bulan lalu. Bagi para pemain baru yang membeli saat euphoria emas dan bahkan mengantri untuk membeli emas ketika harga menyentuh kisaran US$ 1,900/Ozt, harga sekarang yang dibawah US$ 1,700/Ozt atau mengalami penurunan sekitar 11 % - pastilah mengecewakan. Namun bila Anda termasuk pemain baru ini, dan tidak buru-buru membutuhkan dana Rupiah – Anda tidak perlu terlalu kawatir karena secara statistik long-term trend harga emas masih kuat mendorong ke atas. |
Jumat, 21 Oktober 2011
10 Investasi Pilihan Bagi Orang-Orang Yang ‘Takut’…
10 Investasi Pilihan Bagi Orang-Orang Yang ‘Takut’…
Oleh Muhaimin Iqbal
Rabu, 19 October 2011 08:13
Bagi kita yang saat ini berada di usia 40-an , 40 tahun lagi atau sekitar tahun 2050 kemungkinan terbesarnya kita sudah tidak ada di dunia ini. Tetapi penduduk bumi saat itu diperkirakan mencapai 9 milyar jiwa dan sebagiannya adalah anak cucu kita. Di antara sekian banyak problem yang mungkin dihadapi oleh mereka saat itu, problem terbesar yang sudah bisa diprediksi dari sekarang adalah kecukupan pangan untuk mereka. Tidak-kah kita terpikir untuk mulai berbuat saat ini untuk meringankan beban anak cucu kita nantinya ?
Oleh Muhaimin Iqbal
Rabu, 19 October 2011 08:13
Bagi kita yang saat ini berada di usia 40-an , 40 tahun lagi atau sekitar tahun 2050 kemungkinan terbesarnya kita sudah tidak ada di dunia ini. Tetapi penduduk bumi saat itu diperkirakan mencapai 9 milyar jiwa dan sebagiannya adalah anak cucu kita. Di antara sekian banyak problem yang mungkin dihadapi oleh mereka saat itu, problem terbesar yang sudah bisa diprediksi dari sekarang adalah kecukupan pangan untuk mereka. Tidak-kah kita terpikir untuk mulai berbuat saat ini untuk meringankan beban anak cucu kita nantinya ?
Minggu, 16 Oktober 2011
Entrepreneurship : Membangun Knowledge, Menyemai Courage…
| | |
| Oleh Muhaimin Iqbal |
Dalam seperempat abad perjalanan karir saya di dunia profesional, pelatihan dan entrepreneur, saya bertemu dengan ribuan ‘calon’ pengusaha baik ketika saya masih bekerja di kantor maupun ketika saya terlibat dalam forum-forum pelatihan. Sayangnya setelah sekian tahun ketemu lagi dengan mereka, pada umumnya mereka masih saja menangani pekerjaan yang lamanya. Hitungan kasar saya hanya satu sampai dua persen saja ‘calon’ pengusaha tersebut yang akhirnya benar-benar menjadi pengusaha. Apa yang membedakan antara mereka yang tetap menjadi ‘calon’ pengusaha sampai pensiun, dengan yang benar-benar menjadi pengusaha di usia produktifnya ?. |
Senin, 03 Oktober 2011
Dinaria, Negeri Di Batas Waktu : Sebuah Prolog…(Episod 0)
| Oleh Muhaimin Iqbal |
Setelah buku saya yang ke delapan – Kambing Putih Bukan Kambing Hitam terbit awal tahun ini, sebenarnya saya ingin mulai menulis buku yang sama sekali berbeda untuk buku ke 9 dan seterusnya. Namun setelah hampir rampung buku yang ke 9 yang insyaallah berjudul “Ayo Berdagang…”, rasanya masih juga terlalu mirip dengan beberapa buku sebelumnya. Maka buku ke 10 yang terbit inyaAllah akhir tahun depan yang akan berbeda sama sekali. |
Sabtu, 01 Oktober 2011
Harga Dinar Dan Kekuatan Pasarnya …
| Oleh Muhaimin Iqbal |
Bila Anda memiliki 4.25 gram emas 24 karat dan 1 koin Dinar Gerai Dinar 22 karat produksi Antam atau PERURI, mana yang lebih tinggi nilainya bila Anda jual ?. Anda bisa buktikan dan tes hari ini juga, bahwa Dinar Gerai Dinar lebih tinggi nilainya dan lebih mudah menjualnya !. Ini pula yang terjadi kemarin sore ketika seorang wartawati majalah bisnis terkemuka – men-challenge nilai Dinar. Kok bisa ?, inilah antara lain yang disebut kekuatan pasar itu. |


